Hidup Adalah Pilihan

October 15, 2008

Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah lading yang subur. Bibit yang pertama berkata, ”Aku ingin menjejajkkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku.”

Dan bibit itu tumbuh makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam, ”Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah di sana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku ke atas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.”

Dan bibit itupun menunggu dalam kesendirian.

Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera. Memang selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalai. Namun, serignkali kita berada dalam sikap pesimis, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita sering terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka pilihlah dengan bijak.

Warta Santo Matius 5 Oktober 2008

Jumatan 10-10-08

October 8, 2008

RETRET 2008…SERUUU…

Hari Pertama

AcarA Dimulai dengan bakti sosial di PAnTI RehabIlitasi Anak CAcat YAyasan BAKti Luhur Ciputat.

Begitu kiTA SMUA TIba Di PAnti Kita Langsung DsambUT oleh anak-anak BakTi Luhur yAng Sedang BerOlah Raga, Kemudian kita diajak berolah raga bersama mereka. kreNA YAng ikut berolah raga HAnya Ank laki-laki maka pesErta yang Ikut Berolah Raga  Juga LAKi2, Peserta dan panitia yang perempuan Masuk kedalam Wisma2(tempat anK2 Bakti lUhur tinggal). setelah Selesai bermain dan berolah raga bErsama anak-anak Bakti lUhur kITa semua berkumpul Di AulA untuk bernyanyi bersama2 Serta Pembagian hadiah, disana kita merasakan indahnya kAsih Tuhan Dengan kekurangan mereka smua, mereka dapat tersenyum bahagia. TAk Terasa Waktu BerLalu Waktunya Sudah Habis kta semua pamit untuk pulang.Tiba2 BAnyAk anak-anak kecil yang menangis ketika kita semua pamit untuk pulang.. Sontak KAmipun JAdi Sedih ternyata Walau hanya sebentar Kita sangat BeraRti Untuk mereka.DAn ADa teman KAmi Yang bernama Guido  yang diPeluk oleh DeboRa yang dia kira adalaH BuNdaNya…SamPai2 GuidO  haruS meNganTar DeBoRa Ke WiSma..Dan Seluruh Peserta Retret menunggu di bawah aULa SambiL siap2 Melanjutkan LaNgkah ke Bus. Setelah anak2 siap dan lengkap di bus Kata PerGi ke Villa OMa BeKKEr terletak di PwRi PaRuNG…Satu Jam KeMudian Perjalanan Kita berakhir di Villa Oma BeKKer dengan keadaan Letih tapiiii Oma Menyambut Kita Semua PeseRta Penuh Dengan KeramaHan….

"wOw..BahaGia Sekaleee,,truS Semua Warga Peserta Retret MemasUki AuLa daN beristirahat sebentar saja…untuk berSih2 dam Lannjuut….SesiOn beriKutnYa….*CandLe LiGht Dinner* Peserta di wajibkan maKan malam dEnGAN sEbATAnG LiliN dan saling MenYuapi dengan tanGannya Masing2 aLias Pk seNdOk dOnggg berSama dengan Pasangan masing2……..(wAhhhh,,,aDa yaNg ciNLOk GaYaaah…)*^*^**^*^….TuNggu beritaNya di keeSokkan haRinya..

eits..ternyata sehabis makan Oma Bekker telah menyiapkan agar-agar bagi kita. Mmm..sluuurp..enaknya… Lalu acara selanjutnya, A Beautiful Memory, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk sharing berdasarkan pertanyaan yg diberikan oleh frater mengenai pengalaman siang hari tadi, yaitu sewaktu di Bhakti Luhur. Bermacam-macam kesan yang diberikan oleh peserta.

Karena sudah larut malam dan terlampau lelah, peserta pun dipersilahkan untuk istirahat. Namun, beberapa masih ada yang sanggup bermain kartu di tengah malam, bahkan sampai pagi. Wah…

 

Hari beriKutnya……
SaBtU, 20 September 2008

Duww…Sussaah sekalee membangun para peserta retret bwat doa AnGelus, jaM 6 PaGi tepatnya…Dwi P yang waktu itu memimpin Doaanya.. Setelah itu tibalah waktunya untuk olah raga pagi. Tapi olah raga kali ini berbeda dari olah raga biasa. “Water War”. Ya, bisa dibilang seperti itu. Senjata perangnya yaitu Senapan air yang terbuat dari plastik yang berisi air sudah dipersiapkan oleh panitia. Olah raga ini dimaksudkan untuk membuat para peserta bangun dari kengantukanya,,lalu Semua Warga retret di giring ke lapangan bOla..peserta dibagi menjadi 2 kubu..aKhirnya tibalah peperangan kita dengan senapan air…Antara Tim GuidO cS dan Tim Bryan cS…masing-masing perwakilan tim harus berusaha mempertahankan 4 gelas berisi air yang dibawa dari sisi yang satu ke seberangnya dengan dilempari senapan air oleh tim lawan.. namun di akhir acara ini terjadi kekacauan, yaitu panitia diserang balik oleh para peserta. Kabuuuur…

Setelah pepeRangan seLesai lanjut Lg ke acara berikutnya yaitu makan PaGi dan berSih2 diri ….denGan nasi gorenG…plus telur…Kenyannng sekali sepertinya…Dengan perut kekenyangan peserta di suGuhkan puLa Pisang goreNg….!!!

Lalu, SessiOnnya Frater Wanto, menonton film “Radio”, mengisahkan tentang seorang yang memiliki keterbelakangan mental namun memliki semangat yang tinggi dalam menjalani hidupnya. Film yang bagus, tetapi beberapa peserta bahkan panitia ada yang tertidur, mungkin karena masih pagi, hehehe…wahhhh parah..parah sungguhh…..aduw…ada YanG biKin PuLau ga yaaah ???hehe.. lalu frater mengajak semuanya untuk merefleksikan tentang film Radio tadi dan mengaitkannya dengan kunjungan ke Bhakti Luhur kemarin.

Karena banyak yang mengantuk maka semua peserta diajak untuk bernyanyi dan berjoget yang dipimpin oleh Yosep, Rika, Lia, dan Cristin.

Setelah semua segar kembali, giliran Frater Sigit membekalkan kita melalui sesinya, “Spiritualitas Ignasian – Spiritualitas Orang Muda yang Berbagi”. kemudian Frater memberikan games bagi tiap kelompok, yaitu semua anggota berdiri dalam selembar koran, harus muat seluruhnya lho, lalu mereka harus berjalan dengan memindahkan koran tersebut. Wow…betapa sulitnya sampai-sampai harus berdiri dengan satu kaki, hahaha..semua pun tertawa.

Udah lgSg ajah yah kita lanjut ke Outbound. Peserta dibagi lagi menjadi 4 kelompok yang berbeda yang masing-masing beranggotakan 8 orang. Outbound ini di bagi jadi 6 poS low….Ada PoS Puzzle wORd, SedOt KapaS, MasuKin lilin ke gaLon, Spider Web, cari koin Di tepung, dan Cari kelereng di kolam renang. Semua peserta memasuki setiap pos dengan durasi yang terbatas.

Di pos Puzzle Word, peserta harus mencari clue-clue yang telah disembunyikan berdasarkan warna kelompok lalu mengurutkannya sampai menjadi sebuah ayat dari Alkitab.
Di pos Sedot Kapas…ya, pos inilah yang dianggap tersulit. Peserta harus meng-estafetkan kapas dengan anggota kelompoknya dengan menyedotnya dengan sedotan, bila terjatuh harus diulang lagi dari barisan terdepan. Yang kuat napasnya….

Di pos Memasukkan Lilin ke Galon, 5 anggota kelompok masin-masing ditutup matanya dan diikatkan tali yang saling terhubung dengan pusatnya sebuah lilin yang harus dimasukkan ke dalam sebuah galon. Untuk menuju ke galon mereka dipandu oleh 3 orang anggota lainnya. Dengan jalan yang berliku para peserta berjalan perlahan. Awas nabrak ya…

Di pos Spider Web, peserta harus menyeberangkan anggotanya melewati jaring dengan tidak boleh mengenai tali dan melewati lubang yang sama. Wah..ini juga tergolong sulit. Ada yang harus jalan sambil membungkuk, digotong-gotong, memanjat pohon, bahkan ada yang melompati jaring sehingga cedera.

Pos Mencari Koin dalam Tepung dilakukan di lapangan bola. Disini masing-masing kelompok harus berlomba-lomba mengumpulkan koin terbanyak. Tiap anggita harus mencari koin di dalam baskom berisi tepung dengan menggunakan mulut (tidak dihalalkan menggunakan tangan) yang berjarak kira-kira 6 meter di depan mereka secara bergantian. Ya ampun…putih semua deh wajah mereka dilumuri tepung. Kali ini terjadi lagi kekacauan, setelah lomba usai semua pun pada berlarian dengan melemparkan tepung ke orang lain, waaa….

Terakhir, pos Mencari Kelereng dalam Kolam Renang. Masing-masing kelompok berlomba mengumpulkan kelereng yang telah disebar di dasar kolam renang, bergantian masing-masing anggotanya. Byuuur…para peserta pun menyebur ke dalam kolam renang untuk mencari kelereng-kelereng penentu kemenangan kelompok mereka. Namun, di pos inilah kekacauan ketiga terjadi, dan merupakan yang paling kacau. Semua yang belum menyebur ke kolam renang pun turut diceburkan dengan paksa oleh yang lain. Yang melarikan diri pun dikejar-kejar dan digotong untuk diceburkan pula. BYUUUUURRR….alhasil basah semua deh. Akhirnya semua pada bermain-main di kolam renang.

Karena hari sudah sore, semua pun diperbolehkan untuk bersih diri dan istirahat sejenak.

Selanjutnya makan malam yang dilanjutkan dengan acara yang disebut “Emausan”. Seluruh peserta pergi berdua-dua, dengan pasangan yang ditentukan oleh undian Candle Light Dinner kemarin, ke tempat yang hening untuk sharing dan mengobrol mengenai kegiatan hari ini dan maknanya, ehm…ehm…

Oh iya, sementara acara Emausan berlangsung ternyata para alumni telah tiba di villa.

Kegiatan hari ini ditutup dengan Misa Kreatif. Sebelumnya dilakukan persiapan dahulu. Peserta dibagi menjadi 4 kelompok yang berbeda lagi dan masing-masing kelompok menampilkan kekreativitasan mereka berdasarkan bacaan yang telah ditentukan, antara lain: Perumpaan Orang Samaria yang Murah Hati, Persembahan Seorang Janda, Perintah Supaya Saling Mengasihi, dan Kasih terhadap Saudara Sebagai Tanda Hidup Baru.

Setelah Misa, semua pun diperbolehkan untuk istirahat.

  

Hari Terakhir…
Jam 6 pagi dijadwalkan untuk Doa Angelus, namun karena kemarin terlalu lelah, doa pun tidak dilaksanakan karena hanya 1-5 orang saja yang bangun pagi itu. Setelah bertambah banyak yang sudah bangun, Frater pun memimpin olahraga ringan, tetapi banyak yang masih sangat mengantuk, sehingga saat dilakukan senam ringan sambil berbaring dan menghitung, banyaklah yang tertidur..zzzz..zzzz… Lalu semua pun boleh mandi.

Sementara itu, ternyata para alumni punya permainan tersendiri lho. Merangkai kata-kata menjadi kalimat-kalimat yang utuh. Hehehe…

Lanjut ke sarapan. Sembari sarapan peserta diperbolehkan untuk beristirahat sejenak lagi dan mengisi Kotak-Kotak SMS yang tertulis masing-masing nama peserta. Tidak lupa dibagikan angket untuk menentukan peserta dan panitia “ter-” berdasatkan kategori yang sudah ada. Setelah itu, yaitu pengumuman pemenang dan pembagian hadiah kepada pemenang Outbound yang dimenangi oleh tim: Dhamar, Kristina G, Jeany, Sulis, Irawan, Hendro, Etha, dan Yolis.

Lalu acara pengungkapan Guardian Angel. Di awal keberangkatan semua peserta telah mendapat sebuah nama yang ditentukan secara acak melalui undian, untuk menjadi Guardian Angel dengan memperhatikan orang dengan nama tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan Ramah Tamah dan Kesan & Pesan dari seluruh peserta, panitia, dan alumni. Dan juga pengumuman peserta dan panitia “ter-”. Orang-orang yang meraih predikat-predikat “ter-” mendapatkan sertifikat. Yeah!

Ya, waktunya makan siang. Setelah semua kenyang, semuanya berkumpul kembali untuk Ibadat Penutup. Dalam ibadat ini, semua yang hadir diperkenankan untuk saling mendoakan satu sama lain dan mengungkapkan syukur, dengan menghampiri satu per satu sambil berpegangan tangan, bahkan berpelukan. Ibadat ini pun diwarnai dengan isak tangis keharuan dari semuanya….

Demikianlah, usai sudah kegiatan RETRET 2008 ini. Namun, kenangan-kenangan indah dan momen-momen bahagia selama Retret ini pun akan selalu membekas di hati.

 

Salam,

Rika, Cristin, Niza
 ^_^

Retret 2008 Photos

October 2, 2008

    

    

    

   

    

   

    

    

     

    

    

more images on Friendster 

Stefanus Code

September 22, 2008
Tuhan sangatlah baik, ketika kita lahir ke dunia ini kita di berikan "oleh-oleh" gratis olehnya. "Oleh-oleh" yang sangat indah dengan nama talenta. Talenta melukis, berbicara, mendengarkan, bernyanyi, menulis, pantang menyerah, olahraga, menghibur orang lain dan masih banyak lainnya.
 
Jangan biarkan talenta-talenta itu mati, tetapi carilah apa talentamu dan kembangkanlah, serta sumbangkan talentamu untuk orang lain, untuk kesenangan orang lain, buatlah orang lain bahagia karena talentamu. Biarkanlah talentamu bersinar terang di dunia karena kamu telah menyumbangkannya untuk orang lain.
 
Jangan pernah lelah untuk selalu berbuat untuk orang lain, dan jangan pernah takut gagal atau di cemooh orang karena Tuhan selalu ada di sampingmu untuk membantumu selalu dan selalu.
 
Ini adalah hari terakhir aku menjadi admin blogs ini emoticon, dan tentu saja ini juga posting terakhirku, untuk itu aku mengucapkan banyak terima kasih atas segala dukungan dari kalian, aku sungguh bangga pernah melayani kalian semua. Aku mencintai kalian, aku mencintai kalian dan aku mencintai kalian semua.

Misa Bulan September

September 11, 2008

Jumatan KMK 5 September 2008

September 4, 2008

Selamat Datang Mahasiswa Baru Angkatan 2008!!

September 3, 2008

Selamat datang mahasiswa baru di Universitas Budi Luhur dan selamat bergabung di UKM Keluarga Mahasiwa Katolik.

ORDIK (Orientasi Pendidikan) tahun ini telah dilaksanakan tanggal 25-26 Agustus yang lalu. Selama 2 hari, KMK mengajak para mahasiswa baru untuk mengikuti acara ramah tamah di sela-sela jam istirahat siang. Ajakan ramah tamah ini disambut baik oleh para mahasiswa baru dengan banyaknya yang hadir di acara tersebut. Acara berjalan menarik baik di hari pertama maupun hari kedua.

Hari pertama diawali dengan sesi perkenalan antar mahasiswa dan pengenalan tentang KMK kepada mahasiswa baru. Adapun juga sharing tentang KMK oleh salah satu dosen Katolik di UBL, yaitu Bapak Goenawan Brotosaputro, S.Kom, M.sc. KMK juga ikut berpartisipasi di acara Ordik dengan menampilkan Himne KMK ciptaan Dwe, yang dibawakan dengan sangat merdu oleh Lia dan Anton, serta diiringi petikan gitar oleh Yolis. Para peserta Ordik dan penonton pun menyambutnya dengan tepukan yang meriah.

Di hari kedua, suasana berlangsung lebih hangat karena sudah saling mengenal, terlebih dengan diadakannya games dengan hadiah yang menarik yang sudah disiapkan oleh panitia. Pada hari ini juga diberitahukan mengenai Guardian Angel (GA) yang bertugas menginformasikan segala kegiatan yang akan dilaksanakan oleh KMK, seperti kegiatan Jumatan tiap minggunya, kepada para mahasiswa baru. Untuk tahun ini, mereka adalah Anton, Tari, Cristin, Rika, Dwi A, Lia, Ika, dan Yosep.

KMK juga membuka stand pameran UKM saat Ordik. Stand yang disiapkan hanya beberapa jam ini menampilkan foto-foto kegiatan KMK. Momen ini juga dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk berkumpul bersama.

  

  

   

 

      more images…

Lima Buah Perjalanan Berharga

August 29, 2008

Pelajaran Penting ke-1:
Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang profesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya,saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir. Isi soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah? Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya…? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak.. "Tentu Saja Dihitung !!" kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu akan ke temu banyak orang. Semuanya penting!. Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas "hallo"! Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy".

Pelajaran Penting ke-2 — Penumpang yang Kehujanan:
Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil. Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an, yaitu pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suat u tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda.

7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim kerumahnya.Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah :"Terima kasih nak, karena membantuku di jalan tol malam itu.
Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat… hingga wafatnya".
Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu"
Tertanda Ny.Nat King Cole.
*Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA

Pelajaran penting ke-3,
Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani.
Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani.Di zaman es krim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,… harga satu ice cream sundae?" katanya. "50 sen…" balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya…. "Wah… Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak… dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan. Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya. "Bu… saya pesan yang ice cream biasa saja ya…" ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kwitansi di atas meja dan terus melengos berjalan..
Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi.

Ketika si pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.
Anda bisa lihat… anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak" ……

Pelajaran penting ke-4 - Penghalang di Jalan - Penghalang di Jalan
Pada jaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan. Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba di tempat, untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan.Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu. Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan batu itu ke pinggir jalan.

Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata di tempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan. Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.

Pelajaran penting ke-5 - Memberi, ketika dibutuhkan. - Memberi, ketika dibutuhkan.
Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang.
Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu. Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata "Baiklah… Saya akan melakukan hal tersebut…. asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku".

Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur,di samping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar…katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter… ?" Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya.
Lihatlah…bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya….

Bagilah pengalaman anda yang dapat memberikan hal2 positif bagi siapa saja.
Memberi lebih baik daripada menerima. Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang,
Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan,
Menari dan menyanyilah seolah tidak ada yang menonton..

DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG.

(http://groups.yahoo.com/group/kmk-bl)

RETRET 2008

August 14, 2008

NB: Menerima uang dan sembako untuk bakti sosial ke Yayasan Bhakti Luhur